Sejarah, dan khasiat kopi


WAKTU.WEB.ID - Mengenai tentang kopi, ia adalah sejenis minuman yang sudah masyhur dan populer, khususnya dalam masyarakat kontemporer. Minuman kopi dibuat dari tumbukan biji – biji buah kopi.
Meskipun sekarang kopi suda demikian tenar, namun ia tidak dikenal oleh orang – orang dulu.yang jelas bangsa Arab baru mengakui khasiat kopi dan mengonsumsinya setelah dua generasi berlalu dari hijrah kenabian. Sejak itu, kopi terus diseduh dan dinikmati, hingga pada 1600 M. (1017 H ), dibawa ke negri – negtri Eropa. Dari Eropa, menjadi  tersebarlah kopi keseluruh pejuru bumi, dengan teknik pembuatan yang semakin sempurna pula.sejak saat itu, semua manusia baik yang berda di taran Eropa, Asia, maupun Afrika, sudah banyak mengkonsumsi kopi.
‘’ secara umum, Kopi mempiunyai khasiat yang relatip banyak. Kopi dapat bermanfaa bagi sebagian orang, namun bisa juga membahayakan sebagian lainnya. Kopi baru dapat diminum setelah digoreng ( tanpa minyak ), ditumbuk halus,kemudian di ayak – ayak sampai kering. Adapun khasiat kopi yang dapat membawa kebaikan maupun keburukan dapat di jelaskan sebagia berikut :

Pertama, kopi dapat bermanfaar untuk membangkitan kekuatan otak dan menguatkan kerja pikiran. Selain itu, kopi juga sangat baik untuk membangkitkan dan menguatkan memory/ingatan. Kopi juga dapat menjaga setamina pikiran, kekuatan mata, pendengaran, dan lima panca indra yang lain. Sesudah minum kopi, organ – organ itu seakan menjadi ringan setelah cape dan kelelahan.

Kedua, kopi dapat mengurangi tidur, khususnya bagi mereka yang tidak biasa ngopi.

Kertiga, kopi juga memiliki pengaruh terhadap otot –otot dan urat saraf sehingga aliran darah didalamnya mejadi lancar.
Ketiga khasiat diatas dapt kita tekmukan pada semua orang yang meminum kopi, baik laki – laki maupun perempuan. Namun demikian, semkin seseorang membiasakan minum kopi, semakin berkurang pula pengaruh kopi itu kepadanya. Khasiat kpoi ini terlihat pada mereka yang memiliki kegiatan ‘’ berfikir tinggi’’, seperti para penyair,  pengarang, dan para pengajar, ketika mereka hendak ‘’ membangkitakan pikiran ‘’ mereka.

Akan tetapi, kopi berbahaya bagi mereka yang mengidap penyakit ampedu, penyakit kuning, apalagi yang kompilasi dengan penyakit darah tinggi.
Kalau engkau meminum kopi sebelum makan, kopi itu akan mengurangi peroses pencernaan makanan dan bisa menghilangkan kegemukanmu. Adapun meminum kopi setelah makan, meurut pendapat sebagian ahli, dapat mnguatkan perut dan pencernaan; sementara ahli yang lain justru menyatakan sebalikanya. Tampaknya, pendapat pertama lebih layak diterima. Bagai mana tidk dmikian wong sebagian dari khasiat kopi adalah membantu anak – anak timbuh dan berkembang, apalagi jika dicampur dengan susu dan gula. Jika demikian yang terjadi pada anak – anak, seharusnya kopi juga cocok untuk semua generasi.

Yang jelas, khasiat kopi yang telah di sebutkan itu bisa jadi berbeda – beda pada masing – masing orang , tergantung apakah perunya kosong atau berisi, seberapa ukuran kopi yang diminum, dan berapa orang yang meminumnya. Mungkin karna bayaknya aspek yang bermunculan ini, muncul pula beberapa pendapat di kalangan ulama. Sebagian ulama mengatakan bahwa kopi berguna untuk kesehatan badan, sedangkan yang lain menuduh kopi menjadi biang penyakit dan membahayakan.

Meskipun demikian, tidak ada satu orangpun yang mengingkari manfaat kopi, seperti menguatkan pencernan makanan, melancarkan perdaran darah, dam manfaat lain sebagai mana keterangan yang telah lalu tak heran, kopipun di manfaatkan oleh mereka yang setaminanya anjlok, lemah badan, dan mereka memiliki masalah, dengan organ pencernaannya. Kopi sangat cocok di konsumsi oleh orang – orang yang hidup di tempat yang lembab dan rawan penyakit, cocok pula untuk penduduk darerah panas, khususnya untuk membangkitan kekuatan mereka.demikan pula, kpoin sangat cocok bagi para mudafir, khususnya di hari – hari yang sangat dingin, baik perjalanamn itu dilakuakan malam maupiun siang.

Ada beberapa dokter yang mencegah para pasiennya dari minum kopi karna mereka menganggap kopi dapat menyaebabkan bangkitanya penyakit. Padahal, kopi sama sekali tidak membawa pengaruh buruk kepada para pasien itu, kecuali mereka yang mengidap darah tinggi.
Memang, jika kita meminum kopi di campur gula, munculah pengaruh yang telah di sebutka dimuka : Tenag dan ringan. Akan tetapi, kopi itu tidak mempengaruhi seluruh urat syarafmu. Itu jika di campur gula. Adapun jiak kopi diminum tersendiri, manfaatnya akan lebih kuat dan pengaruhnya akan lebih merata.

Demikianlah apa yang telah di paham dari kitab ( tabshirah al – ikhwan), dengan beberapa penjabaran dan penambahan.WAKTU.WEB.ID

Reaksi:
Share this with short URL:

You Might Also Like:

How to style text in Disqus comments:
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Hide Parser