Tidak ada perjuangan yang sia-sia


WAKTU.WEB.ID - Sebelumnya perkenalkan nama saya Abdul Mujib disini saya akan sedikit bercerita mengenai kisah perjuanganku mencapai cita-cita. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Ikhwan dan Akhwat semua. Yuk simak bersama arikel berikut ini. Jika dikatakan terlambat, Ya saya terlambat dalam  studi saya. Dimana jika saya melihat teman-teman ketika masa SMP saya dulu, yang sampai sekarang melanjutkan studinya sudah memasuki semester 6 di awal tahun 2017 ini. Alasan mengapa saya terlambat dalam studi saya banyak sekali baik itu masalah pribadi (yang tak dapat saya ceritakan) maupun masalah finansial maklum saya terlahir bukan dari keluarga yang serba ada dalam artian saya bukan termasuk anak penikmat harta orang tua (jika ada yang tersinggung saya mohon maaf) tapi saya mensykuri saya berbahagia mempunyai keluarga saya, bahagia yang tak terhingga. 

Menyesal? tidak sama sekali, karena Allah SWT selalu punya rencana untuk setiap hamba-Nya. Lelah? tentu saja, karena semua ini membutuhkan energi. Dan saya telah mengeluarkan sebagian energi saya untuk mengejar semua cita-cita saya itu. Tapi haruskah berputus asa? tidak sama sekali, karena keputus asaan itu yang akan melebelkan bahwa saya seorang pecundang.

Tidak akan sia-sia semua yang telah saya lakukan, atau saya perjuangkan dulu sebelum ketentuan Allah kepada saya. Dan semua perjuangan itu pasti ada hasilnya atau ada harganya. Mungkin Allah SWT tidak membayarkan hasilnya sekarang, tapi Dia adalah sang Maha Berkehendak, tidak ada yang tidak mungkin bagi Dzat yang Maha Sempurna. Jika Dia telah menentukan, maka "Kunfayakun". Semuanya akan terjadi dan kita akan langsung melihat hasilnya.


Tapi ketentuan Allah SWT berkata lain, dimana sekarang saya di pertemukan dengan sahabat-sahabat bahkan bisa dikatakan keluaga baru yang kompak dan solid. Sahabat/keluarga baru ini saya temui ketika saya mulai atau melanjutkan studi saya yang sempat tertunda di Universitas di daerah Kota Sukabumi tepatnya kelas Teknik Informatika B 2016 Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Mengapa saya katakan sahabat/keluarga yang solid dan kompak? Ketika ketika berkumpul dan berdiskusi bersama secara tidak langsung dari diskusi itu kita memliki ide atau gagasan untuk menciptakan sebuah website/blog tepat berbagi untuk konsumsi pubik yang bermanfaat. Yang Alhamdulillah terbangunlah website/blog ini http://www.waktu.web.id/ mengapa bisa ada memliki ide atau gagasan untuk menciptakan sebuah website/blog itu karena kita memiliki cita-cita sama, harapan sama, dan perjuangan sama.


"Man jadda, wa jada" (barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka  dia akan mendapatkan). Dan itu bukan bualan, karena inilah hukum alam yang sebenarnya. Adakah kita melihat orang yang tidak belajar menjadi pintar? atau seseorang yang bermalas-malasan tidak mau bekerja lalu menjadi kaya? Tidak mungkin, semua itu butuh perjuangan. Kita tidak bisa hanya duduk dan berpangku tangan lalu menunggu hasil dari langit. Tidak cukup hanya dengan menengadah ke langit lalu berkata “Ya Allah, aku ingin ini itu”. Dan tidak lama dari itu semua yang kita inginkan datang atau turun dari langit. Semua itu hanya isapan jempol belaka. Bahkan Allah SWT telah berfirman:

إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ
"...Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu merubah nasibnya sendiri..." (Q.S. Ar-Ra’d Ayat 11). 

Dan sebuah perubahan itu butuh sebuah perjuangan. Kemerdekaan negara kita sekarang saja merupakan hasil dari perjuangan para pejuang kemerdekaan zaman dahulu. Masihkah kita berkata bahwa perjuangan itu tidak ada harganya?

Untuk semua sahabat yang sedang merenung dimana akhir perjuangan hidup kita! Percayalah bahwa semua perjuangan kita itu ada harganya. Tidak akan ada perjuangan yang sia-sia, karena Allah pasti memberi balasan kepada setiap hamba-Nya walaupun itu seberat biji Dzaroh. Bukan hanya pahala, tapi dosa juga akan dibalas oleh-Nya. Tidak perlu melihat ketika di dunia, mungkin saja semua balasan itu akan terjadi di akhirat. Atau kita yang tidak  sadar bahwa balasan kerja keras kita atau perjuangan kita itu telah digantinya oleh balasan yang lain. Dimana ketika balasan berupa nikmat itu kita rasakan. Kita tidak sadari bahwa sebenarnya itulah balasan dari perjuangan kita selama ini.

Sulit memang untuk sabar menerima hasil dari apa yang kita perjuangkan. Tapi semua perjuangan kita ini akan dibayar mahal. Semua yang kita usahakan karena Allah SWT pasti membuahkan hasil. Yakin kan lah diri kita, dan teruslah berjuang. Karena semua perjuangan pasti akan menemukan balasannya. Kita pasti akan tiba di suatu titik, dimana di situ kita bisa berkata "inilah hasil perjuangan saya".

Nah itulah artikel tentang perjuangan saya pribadi, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Kurang dan lebihnya mohon maaf.

Reaksi:
Share this with short URL:

You Might Also Like:

How to style text in Disqus comments:
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Hide Parser